Posts

A Deep Grief, A Great Bless (part 1)

Image
Photo by  Zwaddi  on  Unsplash Hai! Bertemu lagi dengan gue yang kembali nulis di blog setelah sekian lama gak mencurahkan isi hati atau berbagi pengalaman menarik. Hehe. Kali ini, gue mau cerita tentang apa yang gue alami dan nikmati di  weekend  yang lalu. Tepatnya ketika gue mengalami sebuah peristiwa campur aduk yang gak bisa gue ungkapkan dengan kata-kata. Tapi berhubung ini blog dan pastinya penuh dengan kata-kata, gue coba usahakan untuk bercerita dengan baik ya. Semoga jadi berkat! Dan teteup, dari keseluruhan cerita yang akan gue sampaikan:  to GOD be the glory! Happy reading, guys!  😘 ----- Rabu, 19 Juni 2019 Hari itu adalah kesempatan terakhir buat gue dan rekan-rekan pelayan mimbar latihan musik dan alur ibadah untuk acara  Kamp Tahunan Alumni XIV (KTA XIV). Yes,  gue kembali terlibat di sebuah pelayanan Perkantas, setelah sebelumnya gue juga dilibatkan di  Kamp Pengutusan Mahasiswa (KPM) 2018  dan  Seminar Acara 2...

Welcome, Dua Puluh Enam!

Image
Umur 26 tahun itu berarti... Seperempat abad lewat dikit. Dibilang orang dewasa masih kayak anak kicik, dibilang teenager juga ketuaan. ----- Ulang tahun makin nambah usia gue bukannya semakin pengen dirayain tapi malah semakin mager untuk merayakan pertambahan usia diri sendiri. Hari ini aja gue udah merencanakan untuk males-malesan dan tidur. Tapi ternyata kemaren, kemaren banget hari Kamis 16 Mei, gue dapet panggilan wawancara kerja. Sebagai orang waras lainnya yang lagi cari kerja ya gue cancel lah ya si rencana bermalas-malasan itu dan mulai prepare segala keperluannya. Salah satu faktor yang bikin gue mulai mager merayakan ultah gue sendiri mungkin karena gue punya pengalaman buruk pas sweet seventeen yang ternyata gak se- sweet apa kata dunia. Sejak peristiwa tak menyenangkan tersebut--yang gak perlu gue tulis karena males juga--gue jadi skeptis sama yang namanya ngerayain ulang tahun. Khususnya ultah gue sendiri. Kalo ultah orang lain sih gue masih sem...

Hanya Bisa Tersenyum Miris

Image
Photo by  Duy Pham  on  Unsplash Just sharing my thought. ----- Gue adalah salah satu orang yang cukup apolitis. Kenapa 'cukup'? Karena kadang peduli sama dunia politik, kadang enggak. Kalau mau dibilang militan sih ya enggak banget. Tapi gue enggak pernah melewatkan satu pemilihan umum apapun itu. Pilpres, pileg, sampai pilkada gue ikuti semua. Alasannya sih ya sesepele ikut peraturan dan diajak orang tua. That's it. Gak terlalu tau dan peduli apakah keikutsertaan gue nyoblos tuh berdampak atau enggak buat negara. ----- Pasca resign dari salah satu perusahaan media besar di Indonesia, gue dapat kesempatan untuk membantu salah satu caleg yang akan maju sebagai anggota legislatif DPR RI. Freelance ajah. Dan ini pun memang karena channel dari sobat gue sendiri. Bantuan yang gue lakukan pun bukan yang kayak tim turun lapangan kampanye-kampanye gitu. Cuma jadi mimin socmed. Social Media Strategist lah kalo bahasa kerennya mah. Hahaha....