Posts

Showing posts with the label Romance Life

NIKAH

Image
“Ma, aku mau nikah.” “Oh yaudah. Ada pasangannya?” “Belum sih.” “Yee gimana.” “Abis temen-temenku udah, aku belum.” “Apanya?” “Nikahnyaaaa. Temen-temenku udah pada nikah, bahkan ada yang udah punya anak, tapi hidupku masih gini-gini aja.” “Ya terus?” “Ya makanya aku mau nikah jugaaa.” Wanita berusia kepala lima itu menghela nafas sejenak sebelum merespon putri bungsunya. “Terus kalau udah nikah, hidup kamu jadi bebas masalah?” Lala terdiam. Dia tak pernah memikirkan keterkaitan antara menikah dan masalah dalam kehidupan. “Ya tapi kan aku seenggaknya jadi gak kalah sama temen-temenku.” “Kamu lagi lomba balap karung?” Mereka terkikik geli. “Kok jadi lomba balap karung sih, Ma.” “Soalnya perkara nikah itu gak kayak lomba, La. Gak ada satu garis finish yang sama buat semua orang. Gak ada yang menang atau kalah. Inget gak momen wisuda kamu waktu itu?” “Inget.” “Berjuang banget kan pengen lulus? Begadang, bolak-balik bimbingan, ngelarin skripsi demi bisa dapet gelar, terus wisuda. Hari-H kit...

Kejujuran: Sebuah Luka dan Bayar Harga—Para Cewek Pikir-Pikir Lagi Kalo Mau Menyatakan Perasaan, Hehe

Image
Peristiwa penolakan yang terjadi di masa lalu ternyata bukan hanya sebatas menimbulkan luka dan trauma, melainkan perubahan pola pikir; khususnya dalam konteks bagaimana diri sendiri menilai serta memandang diri sendiri. Tulisan ini aku dedikasikan khusus buat para cewek-cewek yang mungkin konteksnya saat ini lagi suka sama cowok. Tapi memang hati-hati, jangan sampe tulisanku ini langsung dijadikan best practice  tanpa melihat bahwa setiap kita (khususnya para cewek) itu punya karakter, kepribadian, pola pikir, dan respon yang berbeda ketika menghadapi fenomena yang sama: menyukai seseorang dari kaum Adam. --- Menyukai teman lawan jenis itu bisa gue bilang sebuah anugerah ya. Itu berarti kita diciptakan memiliki emosi, perasaan, dan bukan sebagai ras robot yang segala sesuatunya lempeng-lempeng aja gitu. Dalam perjalanan dan petualangannya, kita para cewek pasti punya kisah dan cerita masing-masing ketika ada di fase ini. Balik lagi: characters matters . Ada yang easygoing  sa...

Si "Piano Princess"

Image
Pagi ini di kantor...ada temen yang pasang lagu Vierra. Jujur sampe sekarang gue memang masih suka banget sama lagu-lagunya Vierra. Enak banget komposisi musiknya Mas Kevin Aprilio! 😍 Terus gue jadi  throwback... ke masa-masa ketika gue lagi tergila-gila sama lagunya Vierra, di saat yang sama juga gue tengah suka dengan seseorang. Dia kakak kelas (kakak kelas lageeee, yekan 🤣🤣🤣). Dia pemain drum. Beberapa kali pernah nge-band bareng dan...yah memang momen-momen main musik tuh suka jadi celah bagi gue pada akhirnya menyukai seseorang. Turns out... gue jadi merenung: Selama ini cowok-cowok yang gue lirik itu pasti yang bisa main musik. Beberapa diantaranya jago bahkan dewa banget sampe bikin hati klepek-klepek. Yang jago main piano pernah gue lirik--yaiyalah, ini sih udah pasti bawaan karena pasti liat role model ayah sendiri yang juga jago main pianonya, guru pulak! Terus yang jago main gitar juga pernah gue taksir. Kemudian yang di masa-masa suka Vierra ini gue naksir sama seni...

Kenapa Takut Nikah?

Terlepas dari karena alasan-alasan 'masa lalu', baik yang terjadi pada diri sendiri maupun melihat sendiri pernikahan-pernikahan yang...gitulah,   deep inside my heart   ketakutan yang juga gue sadari adalah: Gue takut keberadaan gue jadi batu sandungan buat pasangan gue kelak. I don't know why, but it's real. That's what I feel. Kedengerannya kayak kurang percaya diri gitu ya, tapi...ya entah mengapa rasanya lebih sakit aja buat gue kalau ternyata hidup gue malah jadi salib menyakitkan buat orang yang gue cintai seumur hidup. Second ago I pray like: "Tuhan, kalau keberadaan aku malah jadi pengganggu, batu sandungan, dan gak jadi berkat buat teman (hidup)-ku, I'd rather not to marry anyone."

...dan terjadi lagi...

Image
Photo by  Lidya Nada  on  Unsplash Hellow! Yak, entah udah berapa purnama gue gak bacot lagi di blog ini. Bukan, bukan karena terlalu sibuk atau sok sibuk, tapi ya memang lagi tidak ingin menulis saja. Sebenarnya lagi terlalu banyak hal-yang-tak-diinginkan datang bertubi-tubi sejak dari yang terakhir gue nulis. Dan sekarang keinginan nulis itu muncul kembali. Semoga kalian gak sakit mata yah baca curcolan gue kali ini, karena topiknya masih sama aja, masalahnya masih sama aja, dan pihak yang akan kuceritakan pun masih sama aja. Hahaha (getir gitu ketawanya 😅😅😅). --- Photo by  Joseph Chan  on  Unsplash Anyway, kalo gue disuruh milih lagu yang tepat untuk menggambarkan situasi gue kali ini, gue akan nyanyiin lagu Noah yang bagian: "...dan terjadi lagi..." Dah itu aja. Wkwkwk. Ambyar, gaes. Ambruk. Lagi-lagi gue harus mengalami kesedihan yang disebabkan oleh ketidakmampuan gue sendiri dalam menghadapi masalah relasi. E...

Numpahin Isi Diary--Sebuah Keisengan Nemu Tulisan Sendiri

Image
Photo by  Plush Design Studio  on  Unsplash Hai, gaes! 😊 Jadi ceritanya hari ini gue lagi beberes file di laptop karena udah betumpuk banget dari jaman kapan tau 😅 Sekalian gue juga lagi nge- back up beberapa file yang perlu disimpan, dan membuang file yang udah gak diperlukan. Teruuus, tetiba gue sampai pada salah satu folder yang judulnya "CONFIDENTIAL". Gue lupa ini folder apaan yak... Ternyata, pas gue buka isinya adalah beberapa curcolan gue di masa-masa gue memutuskan untuk nganggur sesaat di tahun 2019. Gue geli sendiri sih bacanya 😂😂😂 Ternyata gue mendapat atau mengalami banyak banget pelajaran-pelajaran berharga yang sayang untuk gak gue share di sini. So,  di section "DIARY GOES TO PUBLIC" ini, gue akan meng- copypaste apa yang ada di dalam diary gue secara plek-plekan. Akan ada beberapa informasi yang disensor demi kenyamanan bersama, tapi tetap gak akan gue tambah atau kurangi sedikitpun (gue akan tuliskan hal-hal yang disenso...