I often thought that I'm the most anxious and easy-to-panic person when it comes to playing piano in a new community & environment. But yesterday, I proved it wrong. Dad is the most "deg-degan" and easy-to-forget person after all ๐คฃ๐คฃ๐คฃ ...and he would depend on me to remember all the music arrangement and help him ๐๐
Sometimes it's beautiful to see this kind of love-hate-relationship with my father. It's like...bapak gue nyebelin banget! ...tapi yah gimana gue juga sayang sebagai anak yekan...
Popular posts from this blog
๋ค ๊ด์ฐฎ์, ๋์ผ
Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash ๋๋ ๋ด ๋ง์์ ์ํ๊ณ ์ถ์ง์์. ๋ ์ฌํ๋ ์ถ์ง์์. ์๊ฐ๊ณผ ๋๋์ ์ฐ๋งํ์ง ์๊ณ ๋ด ํ๋ฃจ๋ฅผ ์ฆ๊ธฐ๊ณ ์ถ์ด. ๋๋? ์ด๋ค ๋๋? ๊ทธ ์ฌ๋์ ์์ง๋ ์์ง์์. ๊ทผ๋ฐ ๋ ์ ๊ทธ ์ฌ๋์ ์๊ฐํด? ์๊ฐํด ์ซ์ด. ์ฃผ์๋ฅผ ์ฐพ์๋ ์ซ์ด. ๊ทธ๋งํด. ์ง๊ธ์ด ์๋์ผ. ๋ง ์๊ฐ์ด ์๋์ผ.
A Short-Sunday Reflection
"Tuhan selalu hadir untuk kita, Tuhan selalu menolong kita. Meskipun tentu cara-Nya tidak selalu sama seperti yang kita mau." Kata-kata dalam doa yang di- mention sama pak pendeta ini bikin gue tiba-tiba berlinang air mata. Gak biasanya gue berdoa pas ibadah Minggu di gereja sampe nangis; tapi kali ini denger 2 kalimat itu langsung basah pipi gue. Why? "...tentu cara-Nya tidak selalu sama seperti yang kita mau." Lebih mudah percaya kalau Tuhan pasti akan menolong kita, tapi butuh bergumul dan merenung kembali (bagi gue pribadi) untuk percaya bahwa jenis pertolongan Tuhan gak sama dengan ekspektasi/harapan gue. --- Lately gue lagi belajar lagi tentang memasang ekspektasi. Dari tahun ke tahun gue sering dapet pelajaran berharga terkait ekspektasi pribadi terhadap berbagai hal. Seringkali, ekspektasi ini membuat gue jadinya membuat 'skenario hidup' sendiri yang menurut gue itu terbaik buat gue. Sampai pada tahap yang lebih ngotot ya gue jadi ngerasa "renc...
NIKAH
“Ma, aku mau nikah.” “Oh yaudah. Ada pasangannya?” “Belum sih.” “Yee gimana.” “Abis temen-temenku udah, aku belum.” “Apanya?” “Nikahnyaaaa. Temen-temenku udah pada nikah, bahkan ada yang udah punya anak, tapi hidupku masih gini-gini aja.” “Ya terus?” “Ya makanya aku mau nikah jugaaa.” Wanita berusia kepala lima itu menghela nafas sejenak sebelum merespon putri bungsunya. “Terus kalau udah nikah, hidup kamu jadi bebas masalah?” Lala terdiam. Dia tak pernah memikirkan keterkaitan antara menikah dan masalah dalam kehidupan. “Ya tapi kan aku seenggaknya jadi gak kalah sama temen-temenku.” “Kamu lagi lomba balap karung?” Mereka terkikik geli. “Kok jadi lomba balap karung sih, Ma.” “Soalnya perkara nikah itu gak kayak lomba, La. Gak ada satu garis finish yang sama buat semua orang. Gak ada yang menang atau kalah. Inget gak momen wisuda kamu waktu itu?” “Inget.” “Berjuang banget kan pengen lulus? Begadang, bolak-balik bimbingan, ngelarin skripsi demi bisa dapet gelar, terus wisuda. Hari-H kit...
"Kamu hobinya apa?" | "Kerja."
Anjir, beneran??? ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐คฃ --- Pekan lalu gue ketemuan sama salah satu kakak mentor yang (hingga saat ini) menolong gue berproses menemukan dan menggali potensi-potensi dalam diri. Sebagai perempuan muda yang terlampau sering clueless dalam hidupnya, dan juga yang terlampau sering mengemukakan narasi-narasi negatif terhadap diri sendiri, rasanya mencari tahu tentang potensi diri sendiri itu menjadi hal yang sulit sekali bagi gue. Belum lagi ditambah rasa minder, ngebanding-bandingin diri sendiri dengan orang lain, suka melihat atau memandang diri dari sudut pandang si crush ( like: "Apakah dia akan menyukaiku jika aku seperti ini-itu?" --pfftt), dan fokus yang cukup berlebihan pada aspek kelemahan diri. Jadilah, akhirnya gue meminta pertolongan orang lain untuk membantu gue bisa menilai dan melihat diri secara lebih obyektif. Bersyukur banget ternyata orang-orang kayak mentor, psikolog atau terapis atau konselor atau apapun itu namanya, dikasih karunia khusus untuk bisa ba...
ไธๆฅไธญๅฏใ๐ด๐๐ป
(5ๆ๏ผๆฅ、ๆจๆๆฅ・ๆฐดๆๆฅใฎๆฅ่จ) ๆจๆฅ、็งใฎ「ๅฏใๆฅ」ใ 。 ไปๆใใ、้ ญใ็ใใฃใ。ใ่
นใ็ใใฃใ。ไฝใใใใใชใใฃใ。ๆฅๆฌ่ชใฎๅญฆๆ กใธ่กใใใใชใใฃใ。ใ ใใ、ๅ
็ใซๅญฆๆ กใธ่กใใชใใใจใไผใใ。 ใฒใ12ๆๅใพใงใพใ ๅฏใ。่ตทใใๅพใง、ใใณใ้ฃในใฆ、ๆฐดใ้ฃฒใใ 。ใใใฆ、ๅฆนใกใใใซ้ป่ฉฑใง่ฉฑใใ。ๆฏใ็
ๆฐใ ใจ่จใฃใ。็ฒใใใใ、็ฑใซใชใฃใ。ใงใ、ๆฏใฏใๅป่
ใใใซไผใฃใ、่ฌใ้ฃฒใใ 。ใใใฃใ。。。 ๅฆนใกใใใซ่ฉฑใใๅพใง、ใพใๅฏใ。3ๆใใๆผใ้ฃฏใ้ฃในใ。ใใฎใจใ、ใจใฆใๆใใฃใ。้ฃในใๅพใง、ใขใคในใณใผใใผใ่ฒทใฃใ。็ใใฆใจใฆใใใใใใฃใ。็งใฏใใซใฏใจ่ตค็ ็ณใฎใขใคในใณใผใใผใใใกใฐใๅฅฝใ。 ใใๅฐใๅฎฟ้กใใใ。้ ญใใพใ ็ใใฃใใใ、ใใฃใใใงๆฅๆฌ่ชใๅๅผทใใ。ไธๅฏงๅฝขใจๆฎ้ๅฝขใๅๅผทใใ。ใใฎๅๅผทใฏ้ข็ฝใ。็ฎไธใจ็ฎไธใซ่ฉฑใๆนใๅใใฃใ。ๆฅๆฌใง็ๆดปใซๅฝนใซ็ซใค。 ๅฎฟ้กใใใๅพใง、ReelsใจYouTubeใ่ฆใฆ、ใพใๅฏใ。 ๆจๆฅใฏไธๆฅไธญๅฏใใ ใ。ๅฏใใใจใๅฅฝใ ใใฏใใใใใใพ~~~ใใ。๐ด
Kain Kering Bekas
Photo by Liana Mikah on Unsplash Haaaiii, Friendtizen! ๐ Sesuai janji gue di Instastory beberapa hari yang lalu, di sini gue mau nyeritain pengalaman jadi korban banjir Jakarta 2020 plus nyampein ungkapan syukur dan terima kasih luar biasa untuk semua pihak yang sudah menolong gue dan keluarga. Sebelumnya gue udah pernah nulis tentang apa yang terjadi di tanggal 1 Januari 2020, tepat di hari pertama pergantian tahun. Bisa baca di sini yaa kalo mau tau ๐ --- Pelajaran berharga yang gue dapetin ketika ngalemin musibah banjir kemarin adalah bahwa pertolongan Tuhan enggak pernah terlambat. Bukan cuma itu. Bahkan pertolongan Tuhan itu jauh lebih dahsyat dan melimpah daripada apa yang bisa gue bayangkan atau harapkan. Bayangin aja deh, hal yang gue minta tuh cuma 1: kain kering bekas. Dan lo tau apa yang gue dan sekeluarga dapet? Muuuuch more than kain kering bekas! Okay, let me tell you the rest of the story... ----- Photo by...
Kisah Horror Sepulang Nonton Kahitna
Photo by Lukas Stoermer on Unsplash Jakarta. Jumat, 27 Mei 2016 Malam itu (harusnya) jadi salah satu malam membahagiakan buatku. Bayangin aja: hanya dalam 1 malam aku bisa menyaksikan secara langsung 2 grup musik favorit sepanjang masa. Kahitna dan Yovie and Nuno . Dua grup musik besutan Yovie Widianto yang aku idolakan sejak kecil sampai sekarang. Bahkan kini gaya musik Yovie Widianto menjadi salah satu inspirasiku dalam bermain piano dan mencari aransemen--ini cukup menjelaskan mengapa di beberapa kesempatan pelayanan menjadi pemusik agaknya aransemennya rada ke-Kahitna-Kahitna-an. Hahaha ✌๐ "Mei, lu mau nonton Kahitna gak?", seorang teman di masa kuliah tiba-tiba mengirim pesan singkat beberapa minggu sebelum hari-H. "Wah, kapan di mana?", tanyaku. "Di SCBD Sudirman. Ini acaranya Global TV. Gue kebagian tiket gratis, cuma gue ga begitu suka Kahitna. Terus gue inget elu." Sungguh sebuah berkat tak terduga. Temanku itu kebetulan memang bekerja di stasi...
Tetap Melakukan Bagianku -- Sebuah Pilihan dan Komitmen Natal 2020
Photo by JESHOOTS.COM on Unsplash Beberapa hari terakhir ini, ada 1 doa yang berulang kali aku utarakan: "God, I lost my heart. Aku kehilangan hatiku. Sampai taraf tertentu, bahkan aku gak mengenali diriku sendiri. Apakah aku kembali sedang berpura-pura menjadi orang lain? Apakah aku sedang tidak menjadi diri sendiri?" Mungkin beberapa dari kalian udah baca beberapa postingan blog aku yang terbaru. Di tengah situasi sulit yang tengah kualami, aku akhirnya meminta bantuan seorang kakak konselor untuk berkonsultasi. Beliau sangat baik dan sabar ketika menolongku mendefinisikan apa yang tengah terjadi pada diriku sendiri secara perlahan-lahan. Sudah 2 kali bertemu secara virtual dalam konseling, ditambah beberapa kali kami berbincang melalui Whatsapp chat , aku menemukan sepertinya saat ini aku sedang kebingungan. Kebingungan dengan diriku sendiri. Bingung dengan bagaimana aku seharusnya memperlakukan orang lain, dan bingung juga bagaimana aku harus meresponi kenyat...





Comments
Post a Comment
Thank you for your comment! :D